Rabu, 09 Desember 2015

TEKS ANEKDOT




BPK
Senin pagi, siswa-siswi SD NEGERI MAWAR akan berkunjung ke museum. Pukul 6 pagi mereka telah siap di bus. Dalam perjalanan suara mereka seperti burung berkicau yang ada di pasar. Salah satu guru menjelaskan museum apa yang akan mereka kunjungi.
“Anak-anak nanti kita akan mengunjungi Museum Diponegoro dan Museum BPK.” Kata salah satu guru.
“Bu, saya tidak mau ikut ke Museum BPK. Saya hanya ingin ke Museum Diponegoro” sahut salah satu siswa dengan wajah memang tidak mau ikut.
“Lo kenapa nak? Nanti kita disana dapat mengetahui banyak tentang BPK.” Sahut salah satu guru dengan wajah merayu agar siswa itu mau ikut ke Museum BPK.
“Saya takut Bu, saya tidak mau.” Dengan wajah ketakutan.
“Nak, nanti kita mendapat banyak manfaat jika berkunjung ke sana.”
“Saya tetap tidak mau Bu. Nanti uang saya hilang semua jika saya berkunjung ke sana.” Sahut siswa tersebut dengan wajah ketakutan
“lLo kok bisa nak? (dengan wajah kebingunan)”
“BPK kan Badan Pencuri Keuangan Bu. Nanti kalau uang saya dicuri bagaimana bu?”
(guru-guru yang lain pun ikut kebingungan) “Bukan itu nak, BPK itu Badan Pengelola Keuangan.” Salah seorang guru menjelaskan
Siswa yang lain pun tertawa dan kebingungan dengan jawaban temannya.
Bus kembali tenang seperti semula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar